Nurramadhani A. Sida
Universitas Halu Oleo
Hasnawat
Universitas Halu Oleo
Sabarudin
Universitas Halu Oleo
Nita Trinovitasari
Universitas Halu Oleo
Rifa’atul Mahmudah
Universitas Halu Oleo
Aswani
Universitas Halu Oleo
Keywords: Literasi Kefarmasian; Pengelolaan Obat; Remaja Sekolah; Swamedikasi
ABSTRACT
Penggunaan obat yang rasional merupakan komponen penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, literasi terkait pengelolaan obat masih rendah, terutama pada remaja usia sekolah yang mulai memiliki kemandirian dalam menjaga kesehatan. Kurangnya pemahaman mengenai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak tepat. Oleh karena itu, edukasi DAGUSIBU perlu diberikan sejak dini sebagai upaya promotif dan preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMP Negeri 20 Kendari mengenai pengelolaan obat yang benar, aman, bijak, dan rasional dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi DAGUSIBU yang dilaksanakan pada 30 April 2026 di SMPN 20 Kendari selama 2 jam dengan peserta 25 siswa kelas VIII. Kegiatan meliputi pretest, penyampaian materi melalui ceramah dengan media PowerPoint dan leaflet, diskusi, tanya jawab, serta posttest menggunakan instrumen yang telah dimodifikasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa setelah edukasi DAGUSIBU. Rata-rata jawaban benar meningkat dari 11,5 atau 46% pada pretest menjadi 24,6 atau 98,4% pada posttest. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, terutama pemahaman istilah DAGUSIBU, sumber memperoleh obat, penyimpanan, dosis, aturan pakai, dan pembuangan obat kedaluwarsa. Kesimpulan edukasi DAGUSIBU dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang pengelolaan obat yang benar.
PUBLISHED
2026-05-31
ISSUE
Vol. 2 No. 2 (2026)
SECTION
Articles
LICENSE
Copyright (c) 2025 Jurnal Transformasi Digital Masyarakat